MALU SEBAGIAN DARIPADA IMAN




بسم الله الرحمان الرحيم 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Rasulullah sangat mementingkan agar umatnya memiliki rasa malu dalam kehidupan, Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan Ibnu Umar r.a. "Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman." (hadist ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah). 


Sikap malu kepada sesuatu yang tidak baik itu merupakan kunci kebaikan dalam masyarakat, sehingga menurut hadist dari Umar ibn Husain r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda; "Malu itu akan mendatangkan kebaikan." (HR Bukhari dan Muslim),

dan daalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan bahwa "malu itu adalah kebaikan seluruhnya." 

Dari Qurah bin Ilyas r.s. berkata bahwa kami bersama Nabi, ada yang mengingatkan tentang malu, mereka berkata: Ya Rasulullah malu itu bagian dari agama, maka Rasulullah SAW bersabda; "Bahkan malu itu adalah agama seluruhnya", kemudian Rasulullah SAW melanjutkan "Sesungguhnya malu, wara', sedikit berbicara, adalah bagian dari iman dan itu semua akan menambahkan kehidupan akhirat dan mengurangkan kehidupan dunia dan yang ditambahkan kepada akhirat itu lebih banyak dari pada yang dikurangkan di dunia. Dan pelit, lemah, dan kasar bagian dari sifat munafik dan itu menambah dunia dan mangurangkan akhirat dan apa yang dikurangkan di dunia lebih daripada apa apa yang ditambahnkan di akhirat."(HR: Thabrani).


Sikap malu dari perbuatan buruk dan keji juga merupakan inti dari ajaran agama Islam, dan akhlak utama dalam Islam adalah malu, sebagai mana dinyatakan oleh hadist dari Zaid bin Talhah bin Rukanah; Rasulullah bersabda; " Sesungguhnya setiap agama yaitu mempunyai akhlak,dan akhlak Islam adalah MALU " (HR: Malik dan Ibnu Majah).

Oleh sebab itu jika rasa malu sudah tidak dimiliki oleh seorang muslim. berarti ALLAH telah mencabut keimanan dalam hatinya, sabda Rasulullah SAW; 

" Sesungguhnya Allah Ta'ala apabila hendak menghancurkan seorang hamba maka Dia mencabut rasa malu, dan apa bila rasa malu telah dicabut, maka dia akan dibenci orang, dan apa bila dia dibenci maka akan dicabit darinya sifat amanah, dan apa bila amanah telah dicabut, maka engkau akan berkhianat, dan dicabut darinya rasa kasih sayang, dan apabila kasih sayang telah dicabut, maka engkau akan melihatnya menjadi orang yang terkutuk, dan apa bila engkau melihatnya terkutuk, maka lepaslah tali Islam dari pegangannya. "(HR: Ibnu Majah). 


Semoga kita dapat melihat sejauh mana rasa malu masih ada dalam diri kita, dan dalam masyarakat kita. Karena selama ini, banyak pemimpin yang tidak malu membohongi rakyatnya, banyak yang tidak malu bermaksiat, banyak yang tidak malu jika auratnya terlihat oleh orang yang bukan muhrimnya, banyak pegawai yang tidak malu berbuat korupsi, dan lain sebagainya. Sehingga, dapat dikatakan bahwa, karena degradasi malu itulah penyebab segala krisis yang terjadi selama ini. 

Dan Insya ALLAH kita masih dalam golongan orang-orang yang menjaga malu dalam hidup dan kehidupan. 

Amiin Ya Rabbal 'alamiin. 

Sumber : http://talazoft.blog.usu.ac.id/2 009 /07 /30/antara-iman-dan- malu/

0 Comment "MALU SEBAGIAN DARIPADA IMAN"

Post a Comment

Sahabat Blogger yang baik , Setelah membaca Artikel kami. jangan lupa komentarnya yah sahabat Blogger

Thank you for your comments